Apakah Benjolan di Payudara Tanda Adanya Kanker? Berikut Penjelasannya!

Benjolan di payudara seringkali membuat wanita menjadi khawatir. Banyak orang mengira bahwa benjolan tersebut merupakan tanda awal dari terjadinya penyakit kanker payudara. Padahal, tidak semua benjolan di payudara merupakan tumor atau kanker.

Ada beberapa kasus bahwa benjolan di sekitar payudara ternyata bukanlah kanker melainkan masalah kesehatan lainnya. Bahkan, ada yang sama sekali tidak berbahaya. Lalu, sebenarnya apa sih penyebab terjadinya benjolan di area payudara?

Penyebab Terjadinya Benjolan di Payudara

Benjolan di payudara bisa terjadi karena berbagai macam hal. Masing-masing jenis benjolan memiliki penyebab yang berbeda-beda. Berikut beberapa jenis benjolan di sekitar payudara dan penyebab yang memicu terjadinya benjolan tersebut.

  1. Kista

Benjolan pada payudara bisa disebabkan karena kista. Kista merupakan benjolan yang berisi cairan. Wanita bisa memiliki satu atau dua kista pada bagian payudaranya. Kista pada bagian payudara memiliki bentuk lonjong atau bulat. Meskipun kista memiliki karakteristik yang lunak, namun jika diraba akan terasa padat. Kista biasanya terjadi karena perubahan hormon yang terjadi pada wanita, kaitannya dengan hormon menstruasi.

  1. Fibroadenoma

Jenis benjolan selanjutnya yang biasa terjadi di sekitar payudara wanita disebut dengan ibroadenoma. Ini merupakan sejenis tumor jinak yang bisa terjadi pada wanita berumur 20 hingga 30 tahun. Benjolan ini terbentuk dari jaringan ikat. Fibroadenoma bisa terjadi pada sat atau dua payudara.

Hingga sekarang, penyebab fibroadenoma belum bisa diketahui. Namun, diduga jaringan ikat di bagian payudara ini terjadi karena hormon estrogen yang ada dalam tubuh seorang wanita. Selain itu, penggunaan pil KB pada usia kurang dari 20 tahun juga memicu terjadinya fibroadenoma.

  1. Papiloma Intraduktal

Benjolan ini merupakan kanker jinak yang dibentuk di bagian duktus. Duktus merupakan saluran yang membawa air susu dari lobulus atau kelenjar susu menuju puting payudara. Bejjolan papiloma intraduktal dibentuk oleh jaringan fibrosa, pembuluh darah, dan kelenjar.

Benjolan ini bisa menimpa seorang wanita pada usia 35 hingga 55 tahun. Umumnya, benjolan jenis ini terletak di dekat bagian puting. Untuk Anda ketahui, jika benjolannya tunggal tidak memiliki sifat kanker. Namun jika papiloma atau benjolan yang tumbuh sangat banyak, maka hal tersebut memicu terjadinya kanker.

  1. Lipoma

Benjolan lipoma adalah benjolan lemak yang tumbuh secara perlahan-lahan di bawah kulit manapun, termasuk di bawah kulit bayudara. Benjolan ini juga bisa tumbuh di bagian bahu, leher, maupun pungung. Lipoma pada bagian payudara merupakan tumor jinak dan bukan termasuk hal yang berbahaya. Jika ukurannya terlalu besar, maka Lipoma bisa dibuang dengan prosedur operasi agar tidak mengganggu aktifitas.

Jadi, tidak semua benjolan di payudara mengindikasikan suatu kanker yang berbahaya. Namun jika Anda mengalami hal tersebut, Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter untuk didiagnosis lebih lanjut.

Leave a Reply